Pemerintah Sepakat Tambah Volume Produksi Sawit Nasional untuk Kuota Biodiesel 40 Persen (B40)

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ON24JAM.COM – Program mandatori biodiesel 40 persen (B40) tetap diimplementasikan mulai 1 Januari 2025.

Saat ini pemerintah sudah sepakat untuk menambah volume produksi sawit nasional untuk kuota B40.

Dikutip Sawitpost.com, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan hal itu di Jakarta, Jumat (28/11/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk biodiesel B40, kami berkomitmen untuk memulai pada Januari, tanggal 1, dan kami sudah memutuskan penambahan volume untuk kuota dan saya pikir dengan kondisi sekarang.\”

\”PDPKS dapat membiayai gap yang disebabkan harga CPO (Crude Palm Oil) dan gas oil,” kata Airlangga.

Airlangga menyampaikan dalam konferensi pers 12th Ministerial Meeting of Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC).

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia YB Datuk Seri Johari Abdul Ghani mengapresiasi program B40 Indonesia.

Karena program itu dapat berkontribusi menekan angka emisi karbon global.

“Dalam program B35, kita menghemat sekitar 32 juta ton CO2, dan kalau untuk B40 itu lebih dari 40 juta ton CO2 dan ini adalah kontribusi konkrit Indonesia kepada seluruh dunia,” terang Airlangga.

Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia YB Datuk Seri Johari Abdul Ghani menilai, minyak kelapa sawit (CPO) akan selalu menjadi komoditas yang dibutuhkan di dunia.

Maka dari itu, Indonesia dan Malaysia sebagai produsen utama CPO mempunyai peranan penting untuk memastikan industri kelapa sawit yang lebih berkelanjutan.

“Produksi biodiesel ini mesti diterima oleh dunia melalui kelapa sawit, karena biodiesel telah menghemat banyak emisi karbon yang berlaku dalam sektor tenaga,” ujarnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Sawitpost.com dan Koperasipost.com

Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Hello.id dan Sentranews.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)

Atau hubungi langsung WhatsApp Center Rilispers.com (Pusat Siaran Pers Indonesia /PSPI): 08531555778808781555778808111157788.

Klik Persrilis.com untuk menerbitkan press release di portal berita ini, atau pun secara serentak di puluhan, ratusan, bahkan 1.000+ jaringan media online.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Press Release Berbayar: Cara Praktis Memastikan Pesan Perusahaan Sampai ke Publik
Manipulasi Harga Beras Premium Diungkap, DPR Dorong Sanksi Hukum Tegas
Jerat Pupuk Palsu: Ladang Jadi Lumbung Utang Petani
Momentum Pembelian Saham Energi Saat Pasar Tekanan Global
Raja Ampat Bangkit dari Ancaman Tambang: Kini Hanya Nikel yang ‘Gag’ Bertahan
CSA Index Juni 2025 Refleksikan Momentum Kembalinya Kepercayaan Pasar
Ketika Kunci Keberhasilan Koperasi Desa Dititipkan di Tangan Badan Usaha Milkik Negara (BUMN)
PT Bank Raya Indonesia Tbk Masuk Jajaran 3 Besar Bank Digital Terbaik Versi Majalah Infobank

Berita Terkait

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 06:14 WIB

Press Release Berbayar: Cara Praktis Memastikan Pesan Perusahaan Sampai ke Publik

Kamis, 17 Juli 2025 - 08:25 WIB

Manipulasi Harga Beras Premium Diungkap, DPR Dorong Sanksi Hukum Tegas

Minggu, 13 Juli 2025 - 10:55 WIB

Jerat Pupuk Palsu: Ladang Jadi Lumbung Utang Petani

Senin, 7 Juli 2025 - 18:28 WIB

Momentum Pembelian Saham Energi Saat Pasar Tekanan Global

Rabu, 11 Juni 2025 - 18:42 WIB

Raja Ampat Bangkit dari Ancaman Tambang: Kini Hanya Nikel yang ‘Gag’ Bertahan

Berita Terbaru