22 negara Hentikan Kebijakan Ekspor Beras, Jokowi: Lebih Prioritaskan Kebutuhan di Dalam Negerinya

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 30 Januari 2024 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Facebook.com/@Presiden Joko Widodo)

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Facebook.com/@Presiden Joko Widodo)

PONTIANAKON24JAM.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan alasan mengapa pemerintah mengucurkan bantuan pangan.

Yaitu akibat naiknya harga beras karena gagal panen di hampir semua negara.

“Kenapa bantuan beras ini kita berikan? Karena memang di seluruh dunia, di semua negara itu harga berasnya terkerek naik semuanya, naik.”

“Karena apa? Panennya banyak yang gagal, panennya banyak yang puso,” ujar Presiden.

Jokowi menyerahkan bantuan pangan dari cadangan beras pemerintah (CBP) di Gudang Bulog Purwomartani, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin 29 Januari 2024.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa kegagalan panen tersebut diakibatkan perubahan iklim.

Baca artikel lainnya di sini : Beranggotakan 500 Ribu Orang, Prabowo Subianto Terima Dukungan Komunitas Bakti untuk Rakyat

Hal tersebut menyebabkan 22 negara menghentikan kebijakan ekspor berasnya dan lebih memprioritaskan beras untuk kebutuhan di dalam negerinya.

“Oleh sebab itu, kita kesulitan untuk membeli beras di negara-negara lain karena beras mereka dipakai sendiri untuk rakyatnya,” imbuh Presiden.

Lihat konten video lainnya, di sini: Pesan Prabowo ke Emil Dardak: Banyak Pemimpin Muda Muncul, yang Penting Cinta Rakyat Indonesia

Untuk itu, Kepala Negara selalu menekankan kepada para petani agar meningkatkan produktivitas padi.

Dengan demikian diharapkan suplai beras menjadi melimpah sehingga harga beras bisa ditekan lagi.

“Kalau produktivitas padi kita turun seperti tahun kemarin, harga pasti otomatis naik karena suplainya tidak cukup.”

“Otomatis harga pasti naik. Itu kejadian di semua negara,” ungkap Kepala Negara.

Pemerintah sendiri memberikan bantuan pangan berupa beras seberat 10 kilogram per bulan kepada sekitar 22 juta penerima manfaat.

Menurut Presiden, bantuan tersebut akan diterima hingga bulan Juni 2024 dan bisa diperpanjang jika anggaran negara mencukupi.

“Yang paling penting bapak ibu, Januari, Februari, Maret, April, Mei, Juni diberikan bantuan. Juli malah keterusan. Sementara sampai Juni.”

“Nanti kalau APBN kita hitung-hitung cekap, bisa dilanjutkan lagi,” tandas Presiden.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita ekonomi Infoekbis.com

Jangan lewatkan untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Apakabarnews.com dan Haibanten.com.***

Berita Terkait

Berdasarkan Poster Viral, Ini Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka
Jasasiaranpers.com Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Pasangan Prabowo – Gibran di Pemilu 2024
10 Tanggul Jebol, Upaya Evakuasi Terhambat Arus Deras dalam Peristiwa Banjir Bandang di Demak
Menhan Prabowo Bangga Universitas Pertahanan RI Cetak Sejarah Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer
Cuaca Hari Ini: Hujan Disertai Petir Terjadi di Samarinda, Cuaca Berawan di Kota Palangkaraya dan Pontianak
KPK Periksa Kemal Redindo, Anak Mantan Mentan SYL Soal Dugaan Aliran Uang Korupsi dan Jual Beli Jabatan
Prabowo Subianto Reuni Secara Online dengan Wilfrida Soik, TKW yang Diselamatkannya dari Hukuman Mati
1.263 Rumah Terendam, Sungai Ulu Wolo Meluap dan Tanggul Jebol Akibatkan Banjir di Kabupaten Kolaka
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Februari 2024 - 16:02 WIB

Pihak Prabowo – Gibran Beri Klarifikasi Terkait Kabar Program Makan Siang Gratis Baru Terlaksana 2029

Kamis, 1 Februari 2024 - 16:31 WIB

Diisukan Sakit Padahal Enerjik di Tengah-tengah Rakyat, Lagi-lagi Prabowo Subianto Jadi Korban Hoaks, Diisukan Sakit

Rabu, 31 Januari 2024 - 07:24 WIB

Bangun Gedung Grha Pers Pancasila 4 Lantai, Kantor PWI DIY di Jalan Gambiran 45 akan Dirobohkan

Senin, 29 Januari 2024 - 14:29 WIB

Paket Press Release dengan Konten Politik, Kurang dari Rp3 Juta Mendapat Publikasi di 10 Media Online

Minggu, 28 Januari 2024 - 23:55 WIB

Imbau Relawan Tak Segera Pulang dari TPS, Calon Presiden Prabowo Subianto: Ambil Foto dan Video

Senin, 22 Januari 2024 - 07:53 WIB

Gibran Rakabuming Raka kepada Mahfud MD Saat Debat Cawapres: Sepertinya Prof. Mahfud agak Ngambek ya

Sabtu, 20 Januari 2024 - 20:30 WIB

Prabowo Subianto Ingin Anak-Anak Dayak Kalimantan Bisa Sekolah di SMA Taruna Nusantara

Sabtu, 20 Januari 2024 - 18:26 WIB

Prabowo Subianto Disambut Ribuan Warga Dayak dan Panglima Jilah Pasukan Merah TBBR di Pontianak

Berita Terbaru